Optimalkan Aset Desa Berbasis Elektronik, Kecamatan Merbau Mataram Gelar Bimtek Pemanfaatan Sipades

Lampung Selatan,Kontannews.com-Dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia yang handal bagi pemerintahan desa dalam penerapan Sistem Informasi Pengelolaan Aset Desa (Sipades), Camat Merbau Mataram, Lampung Selatan mengundang Sekretaris Desa dan Kaur Umum seluruh desa di Kecamatan Merbau Mataram untuk memperoleh pendampingan teknis dalam mengelola aset desa.

Bertempat di Aula Kecamatan Merbau Mataram, kegiatan yang dilaksanakan hari ini Jumat (4/11), juga diikuti operator dari seluruh desa sekecamatan Merbau Mataram, dengan menghadirkan narasumber dari Dinas PMD Lampung Selatan.

Camat Merbau Mataram, Heri Purnomo, S.KM menjelaskan, Sipades merupakan aplikasi pencatatan administrasi aset desa sesuai dengan amanat dari Permendagri 1/2016 tentang Pengelolaan Aset Desa.

Menurutnya, aset desa merupakan salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Pengelolaan aset desa harus dilakukan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat desa,” tuturnya.

Maka dari itu, Heri menyebut sosialisasi Sipades perlu dilakukan, agar pemerintah desa dapat menertibkan kepemilikan aset sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga meminimalisir resiko hilangnya aset desa, menertibkan penggunaan aset bagi pemerintah dan masyarakat desa, mempermudah pemerintah desa dalam menyampaikan laporan kekayaan milik desa, dan sebagai alat bantu pemerintah desa dalam tata kelola aset yang dimiliki.

“Selain itu juga untuk mereview urgensi pemanfaatan Sipades dalam pengelolaan aset desa serta penerapannya,” tukasnya.

Dia juga mengatakan bahwa bimtek ini menjadi landasan yang penting dan strategis bagi pemerintah desa untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya dalam pengelolaan aset desa secara lebih baik.

“Saya berharap kepada seluruh peserta Bimtek usai mengikuti rangkaian kegiatan, dapat memiliki pemahaman yang menyeluruh terkait pengelolaan aset desa melalui Sipades,” tegas Heri.

Ia menyampaikan, selanjutnya aplikasi Sipades ini akan dioperasikan oleh Kaur Umum dan TU yang dalam hal ini bertindak sebagai petugas pengurus barang milik desa dibawah pengawasan Sekretaris Desa selaku Pembantu Pengelola Aset Desa sebagai Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Aset Desa (PKPAD).

“Dengan adanya regulasi tentang
Pengelolaan Aset Desa, maka Desa dituntut untuk melaksanakan pengelolaan aset desa secara tertib. Mulai dari perencanaan, pengadaan, penata usahaan sampai dengan penyajian laporan yang dilengkapi dengan kodefikasi dan labelisasi aset desa sesuai dengan pedoman umum kodefikasi aset desa,” ucapnya.

Laporan: Alfian
Editor: Ibrahim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *